Mendiang anggota Komisi IX DPR, Subagyo Partodiharjo akan disemayamkan di gedung DPR Sabtu(27/10/2012) besok untuk diberi penghormatan terakhir.
"Besok disemayamkan pukul 11.00 WIB di gedung DPR," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR, Nova Riyanti Yusuf kepada Tribunnews.com, Jumat(26/10/2012).
Anggota Komisi IX DPR, Subagyo Partodihardjo meninggal dunia. Subagyo yang juga politisi Partai Demokrat menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 10,50 WIB pagi tadi di RS Omni, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Saat ini mendiang Subagyo masih disemayamkan di rumah duka Jalan Karya Bhakti, Blok F Nomor 5 Kavling DPRD DKI, Cibubur, Jakarta Timur. "Sekarang disemayamkan di rumah duka," ujar Nova.
Baca Juga: Fortuner SUV Terbaik By Kanghari
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Jumat, 26 Oktober 2012
Rabu, 29 Juni 2011
Sejumlah pelanggan PDAM Kota Prabumulih
Sejumlah pelanggan PDAM Kota Prabumulih di Kawasan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur mengeluhkan buruknya kualitas air dari BUMD tersebut. Beberapa hari terakhir, warga beberapa kali mendapat pasokan air yang keruh.
Septi,warga Sukajadi, mengatakan, air PDAM keruh ini pada awalnya terjadi pada saat air tidak mengalir.“Waktu itu airnya tidak mengalir. Begitu mengalir,yang keluar justru air keruh. Bahkan, di permukaan bak kamar mandi tampak,” katanya. Keluhan ini tidak hanya dirinya saja yang mengalaminya, tapi juga tetangga dan warga sekitarnya sempat mengeluhkan hal yang sama.
“Kami tunggu penjelasan PDAM.Mereka harus menjelaskan sehingga pelanggan mengetahui secara jelas,”ujarnya. Sulaiman, pelangganPDAM, juga mengeluhkan hal yang sama dengan Tika.Dia memperkirakan kadar kaporit dalam air terlalu tinggi atau ada sebab yang lain.
“Kita pernah tanya sama PDAM,namun belum ada jawaban sama sekali,”ucapnya. Lantaran layanan air sempat buruk, beberapa pelanggan PDAM pun kebingungan. Ada yang memanfaatkan air tampungan sebelumnya. Sedangkan, untuk air minum, warga mengandalkan air minuman kemasan.
Anggota DPRD Prabumulih Herisyam yang juga Ketua Komisi I yang ikut terkena dampak mengatakan kesulitan mendapatkan air PDAM.“Sebulan ini saja tidak dapat air, apalagi air keruh. Ada apa dengan PDAM, padahal sudah banyak dana yang dihabiskan membuat aliran PDAM ini,” ujarnya.
Dirut PDAM Kota Prabumulih Dullah Rianto ketika dikonfirmasi berada di Palembang dan mengarahkan kepada bawahannya Aprianto. Demikian catatan online Jasa Pengiriman Barang yang berjudul Sejumlah pelanggan PDAM Kota Prabumulih.
Septi,warga Sukajadi, mengatakan, air PDAM keruh ini pada awalnya terjadi pada saat air tidak mengalir.“Waktu itu airnya tidak mengalir. Begitu mengalir,yang keluar justru air keruh. Bahkan, di permukaan bak kamar mandi tampak,” katanya. Keluhan ini tidak hanya dirinya saja yang mengalaminya, tapi juga tetangga dan warga sekitarnya sempat mengeluhkan hal yang sama.
“Kami tunggu penjelasan PDAM.Mereka harus menjelaskan sehingga pelanggan mengetahui secara jelas,”ujarnya. Sulaiman, pelangganPDAM, juga mengeluhkan hal yang sama dengan Tika.Dia memperkirakan kadar kaporit dalam air terlalu tinggi atau ada sebab yang lain.
“Kita pernah tanya sama PDAM,namun belum ada jawaban sama sekali,”ucapnya. Lantaran layanan air sempat buruk, beberapa pelanggan PDAM pun kebingungan. Ada yang memanfaatkan air tampungan sebelumnya. Sedangkan, untuk air minum, warga mengandalkan air minuman kemasan.
Anggota DPRD Prabumulih Herisyam yang juga Ketua Komisi I yang ikut terkena dampak mengatakan kesulitan mendapatkan air PDAM.“Sebulan ini saja tidak dapat air, apalagi air keruh. Ada apa dengan PDAM, padahal sudah banyak dana yang dihabiskan membuat aliran PDAM ini,” ujarnya.
Dirut PDAM Kota Prabumulih Dullah Rianto ketika dikonfirmasi berada di Palembang dan mengarahkan kepada bawahannya Aprianto. Demikian catatan online Jasa Pengiriman Barang yang berjudul Sejumlah pelanggan PDAM Kota Prabumulih.
Label:
News
Jumat, 20 Mei 2011
Oknum Pegawai Negeri Sipil
Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemkab Musirawas, Sumatera Selatan inisial AH (44), diamankan jajaran Satuan Narkoba Polres Lubuklinggau, Jumat (20/5/2011). Warga Blok A7 Perumnas Nikan Kelurahan Nikanjaya Kecamatan Lubuklinggau Timur itu ditangkap petugas karena diduga tengah menggelar pesta sabu-sabu bersama salah seorang rekannya, DM, disalah satu rumah kontrakannya di Kelurahan Tabapingin Lubuklinggau Timur.
Dari informasi yang dihimpun dilapangan, tersangka AH adalah salah seorang Kepala Seksi di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Pemkab Musirawas. Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita satu paket kecil serbuk yang diduga narkoba jenis sabu-sabu, satu alat penghisap, potongan pipet warna putih, pirex dari kertas timah rokok, satu korek api dan satu unit ponsel warna merah. Sementara rekannya DM, berhasil lolos dari penyergapan petugas.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan melalui Wakapolres Kompol Slamet Waloya, mengatakan akan menyelidiki kasus ini dan masih memeriksa keterangan dari tersangka. Disebutkan, pihaknya juga akan mengambil sampel urine dan darah tersangka untuk selanjutnya dikirim ke Labfor Polda Sumsel untuk diperiksa.
“Sampel urine dan darah tersangka akan segera dikirim ke Labfor Polda Sumsel untuk diperiksa” ujarnya singkat. Sementara itu, dengan ditangkapnya tersangka AH atas dugaan mengkonsumsi narkoba, maka menambah jumlah kasus pejabat yang tersandung kasus narkoba dan berurusan dengan hukum.
Jika kemarin petugas mengamankan AH, pajabat Kepala Seksi pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Pemkab Musirawas, maka sebelumnya petugas juga menangkap Ton, salah seorang Camat di Kota Lubuklinggau. Demikian catatan online mivelz yang berjudul Oknum Pegawai Negeri Sipil.
Dari informasi yang dihimpun dilapangan, tersangka AH adalah salah seorang Kepala Seksi di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Pemkab Musirawas. Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita satu paket kecil serbuk yang diduga narkoba jenis sabu-sabu, satu alat penghisap, potongan pipet warna putih, pirex dari kertas timah rokok, satu korek api dan satu unit ponsel warna merah. Sementara rekannya DM, berhasil lolos dari penyergapan petugas.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Takwil Ichsan melalui Wakapolres Kompol Slamet Waloya, mengatakan akan menyelidiki kasus ini dan masih memeriksa keterangan dari tersangka. Disebutkan, pihaknya juga akan mengambil sampel urine dan darah tersangka untuk selanjutnya dikirim ke Labfor Polda Sumsel untuk diperiksa.
“Sampel urine dan darah tersangka akan segera dikirim ke Labfor Polda Sumsel untuk diperiksa” ujarnya singkat. Sementara itu, dengan ditangkapnya tersangka AH atas dugaan mengkonsumsi narkoba, maka menambah jumlah kasus pejabat yang tersandung kasus narkoba dan berurusan dengan hukum.
Jika kemarin petugas mengamankan AH, pajabat Kepala Seksi pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Pemkab Musirawas, maka sebelumnya petugas juga menangkap Ton, salah seorang Camat di Kota Lubuklinggau. Demikian catatan online mivelz yang berjudul Oknum Pegawai Negeri Sipil.
Label:
News
Langganan:
Postingan (Atom)